Energi surya kini menjadi salah satu pilar utama dalam transisi menuju energi bersih di Indonesia. Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap visi ini, PT Distritama Perkasa sukses menyelenggarakan webinar inovatif bertajuk “Greener Grids: Advancing Solar Integration with SF6-Free Switchgear and LV Breakers” pada 19 Februari 2026. Berkolaborasi erat dengan para profesional dari AESI (Asosiasi Energi Surya Indonesia), acara ini menghadirkan wawasan mendalam mengenai teknologi kelistrikan ramah lingkungan langsung dari ahlinya.
Webinar ini mengupas tuntas bagaimana infrastruktur kelistrikan modern harus beradaptasi dengan pesatnya pertumbuhan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Menghadirkan dua pembicara utama dari Schneider Electric, yakni Irfan Syaputra dan Angelina Priscilla selaku Business Offer Manager, acara ini membedah solusi kelistrikan Medium Voltage (MV) dan Low Voltage (LV) yang esensial untuk menjaga keandalan distribusi daya.
Inovasi Ramah Lingkungan dengan SM AirSeT
Pemaparan pertama menyoroti teknologi SM AirSeT dari Schneider Electric. Secara historis, perangkat switchgear tegangan menengah sangat bergantung pada gas SF6 sebagai isolator. Namun, SF6 memiliki potensi pemanasan global (Global Warming Potential) 23.500 kali lipat lebih besar dibandingkan dengan emisi CO2.
Menjawab tantangan operasional tersebut, SM AirSeT dirancang sepenuhnya bebas gas SF6, dengan mengandalkan kombinasi insulasi udara murni (pure air) dan teknologi pemutus vakum (shunt vacuum interrupter). Inovasi ini membebaskan pengelola infrastruktur dari beban regulasi dan biaya daur ulang gas beracun. Menariknya, lini produk ini juga dilengkapi integrasi IoT untuk memantau performa mekanis, kelembapan lingkungan, hingga sensor termal secara nirkabel, yang memungkinkan penerapan pemeliharaan prediktif demi mencegah interupsi operasional.
Solusi Tangguh LV Breakers untuk Aplikasi 800V
Pada sesi selanjutnya, Angelina Priscilla memaparkan lini produk Low Voltage yang dirancang khusus untuk ekosistem energi surya, meliputi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dan Battery Energy Storage System (BESS). Mengingat sistem kelistrikan panel surya berkapasitas besar menuntut ketahanan tegangan tinggi, Schneider Electric menghadirkan lini EasyPact Solar MCCB. Varian ini mampu beroperasi pada aplikasi tegangan hingga 800V AC dengan rentang arus 125A hingga 800A.
Bagi skala proyek yang lebih masif, perangkat EasyPact MVS (Air Circuit Breaker) menawarkan durabilitas ekstra dengan dukungan kapasitas arus operasi hingga mencapai 4000A. Seluruh ekosistem proteksi kelistrikan ini sangat ideal untuk diaplikasikan dalam topologi string inverter maupun centralized inverter yang kian marak digunakan di berbagai penjuru Indonesia.
Antusiasme Peserta dan Sesi Interaktif
PT Distritama Perkasa konsisten membangun komunikasi interaktif dengan seluruh klien dan mitra industrinya. Menutup rangkaian edukasi teknis ini, para peserta diajak berpartisipasi dalam sesi diskusi interaktif yang tajam, diikuti dengan kuis spesial yang memperebutkan ragam doorprize eksklusif. Hadiah-hadiah menarik ini dibagikan sebagai bentuk apresiasi perusahaan terhadap antusiasme para penggiat energi terbarukan di Indonesia.
Melalui kolaborasi strategis dengan principal penyedia teknologi dan asosiasi energi terbarukan, PT Distritama Perkasa selalu siap menyediakan suplai komponen kelistrikan berkualitas unggul demi mewujudkan infrastruktur listrik masa depan yang efisien dan ramah lingkungan.